Pembatasan Bensin Untuk Mobil

Sudah sekian lama pemerintah menggulirkan rencana pembatasan BBM bersubsidi dan penggunaan smart card yang sudah diimplementasikan di kep. Riau. Menjadi pertanyaan buat saya, apakah ini akan efektif ? Subsidi yang besar dialokasikan pemerintah dalam APBN untuk “menyiasati” harga keekonomisan BBM, sementara harga minyak dunia yang terus bertengger di angka 70-80 USD/barel.

Coba anda pikirkan, mobil sekelas Alphard, BMW dan sebagainya yang memiliki harga jual memukau masih menggunakan premium sebagai bahan bakarnya, mungkin bukan maksud si pemilik kendaraan, tetapi itulah kenyataan yang bisa kita lihat di SPBU-SPBU Pertamina.

Seandainya jika kualitas BBM Pertamina mampu menyamai kualitas BBM perusahaan asing yang menjual BBM di negeri ini, pastilah tidak banyak orang keberatan dengan harga yang dimaksud oleh pemerintah. Apalagi jika Pertamina lebih terbuka dan bersaing secara sehat di ranah bisnis bahan bakar, sudah dapat dipastikan tidak akan ada lagi permasalahan dengan harga BBM.

Anda yang pernah berkunjung ke negara tetangga pastilah mengetahui berapa harga Bahan Bakar Minyak disana, apakah ada kemacetan disana? Apakah anda menaiki alat transportasi yang kualitasnya sama dengan di Indonesia? Lantas, mengapa ada orang yang masih ingin menyamakan harga jual BBMnya tanpa menyamakan fasilitas jalan dan angkutan ? Atau sejenak berpikir samakah GP penduduk negara tetangga dengan kita ?

Mulailah memperbaiki hal yang sederhana dan vital sebagai pondasi yang kokoh, bukan sekedar mencari kepuasan diri sendiri atau ketenaran nama pribadi….

Masa iya dari 200 juta penduduk indonesia tidak ada yang dapat berpikir 1000X lebih baik dari seorang Obama ? atau seorang Hu Jintao ? atau presiden kita sekarang ?

Selalu akan ada efek domino terhadap setiap keputusan yang diambil pemerintah, saya berharap pemerintahan kita kali ini dapat lebih bijaksana ditengah-tengah stabilnya kondisi pasar Indonesia.

Tips Memeriksa STNK & BPKB

19 Maret lalu, di salah satu harian umum terkenal indonesia menulis : ” Dibekuk, pemalsu STNK dan BPKB. ” Sewaktu saya membaca headline yang menarik ini saya sempat merasa iba terhadap pembeli yang tertipu. Tidak main-main yang menjual mobil-mobil bekas dokumen palsu tersebut adalah showroom besar di bilangan jakarta barat. Apa mau dikata, nasi telah menjadi bubur..enak kalau bubur ayam…

Berikut saya berikan tips bagi Anda agar terhindar dari kerugian besar dalam membeli mobil bekas.

1. Periksa BPKB secara teliti. Baca semua informasi yang tertulis di halaman pertama, kedua dan ketiga BPKB. Halaman-halaman ini memuat segala sesuatu tentang identitas mobil tersebut. Perhatikan No BPKB dan No registrasi POLDA.

2. Periksa STNK dan Lembar Pajak secara benar. Di lembar STNK terdapat No. STNK disudut kanan atas, tanggal pengesahan dan pejabat kepolisian yang bertanda tangan. Pastikan No dan tahun pengesahan sama. Lihat lembar pajak secara teliti karena pajak yang telah dibayar akan divalidasi oleh samsat yang terdapat jam, tanggal pembayaran dan jumlah pajak terbayar.

3. Lakukan pengecekan fisik di POLDA METRO JAYA sebelum melakukan pembayaran. Lelah sehari tidak mengapa dari pada menyesal kemudian.

4. Periksa Faktur, VIN/NIK dan Form A dari Dirjen Bea dan Cukai. Pastikan NOKA dan NOSIN sama dengan BPKB dan STNK.

5. Perhatikan dengan baik tekstur kertas, warna tulisan, jenis huruf, tanda tangan pejabat dimasing-masing dokumen. Sesuatu yang palsu pasti akan terlihat tidak biasa.

6. Jangan pernah tergiur dengan harga mobil murah. Mintalah Foto Copy semua dokumen dan lakukan pengecekan di POLDA. Foto copy itu juga berguna untuk Anda sebagai spesimen/ sampel yang bisa Anda cocokan dengan dokumen mobil lain yang sejenis.

7. Jangan pernah terburu-buru, teliti dan pahami dengan seksama. Bersabar untuk kebaikan Anda juga.

8. Terakhir yang tidak kalah penting adalah belilah mobil bekas di MOBIL88, karena kami menjamin dokumen untuk ketenangan Anda.

BERHATI-HATILAH JIKA ANDA MEMBELI MOBIL BEKAS !!

Penyakit Mobil

Semua produsen mobil mengharapkan mobil-mobil yang mereka hasilkan dapat diterima masyarakat dan minim kegagalan. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan failure terjadi pada mobil tersebut.

Anda yang memiliki mobil Daihatsu Taruna harus secara khusus memperhatikan power window dan ekstra fan. Mobil taruna paling sering mengalami kerusakan pada dua komponen diatas.

Mobil-mobil korea seperti Hyundai Atoz, Avega, KIA Visto, Picanto perhatikanlah bagian kaki-kaki kendaraan, ini adalah bagian paling lemah terutama yang berusia agak tua.

Untuk mobil jenis Honda Jazz, City hindari penggunaan CD bajakan, karena komponen ini mudah rusak dan penggunaan audio yang terlalu sering juga dapat menyebabkan mata disk menjadi lemah.

Toyota Avanza, khususnya  1300 A/T pada kasus-kasus tertentu seringkali persneling mundurnya tidak mau jalan dalam kondisi mesin dingin, jadi panaskanlah terlebih dahulu.

Bagi Anda yang menggunakan persneling otomatis usahakan mengganti oli persneling berkala secara teratur di kelipatan 40.000. Jangan memasukkan gigi mundur saat ban mobil Anda belum benar-benar berhenti begitu juga saat Anda akan melaju pertama kali. Hindari penggunaan kasar pada mobil bertransmisi otomatis.

Anda yang menggunakan kopling manual, jangan terlalu sering memposisikan kopling gantung karena pada penggantian berkala kopling dapat dipastikan mataharipun akan ikut diganti karena mengalami keausan.

Engine Check yang menyala pada mobil jenis Toyota Vios belum tentu masalah pada mesin, bisa saja indikator tersebut mengalami korslet atau ada bagian di mesin yang merusak sensor jadi segera bawa mobil Anda ke bengkel resmi terdekat untuk pemeriksaan.

Perhatikanlah mobil Anda dengan baik karena Anda sendirilah yang mengenal permasalahan mobil Anda. Berkendaralah secara baik dan bijak.

Recall

Akhir-akhir ini dunia otomotif Indonesia gempar sehubungan dengan adanya recall Honda jenis City tahun 2007-2008. Diikuti oleh berita recall unit Toyota, Ford, Peugeot di belahan eropa diwaktu yang hampir bersamaan.

Ada apa dengan recall ? Dilihat dari sisi positif, recall merupakan bentuk pertanggungjawaban pabrikan otomotif lewat ATPM mereka guna menjaga kualitas produk yang “terlanjur” lepas ke pasaran. Recall juga termasuk hak konsumen untuk memperoleh kendaraan yang lebih aman dan lebih nyaman. Ini juga bukan semata-mata Quality Control tidak berjalan dengan baik, akan tetapi keterbatasan waktu penelitian dan pengembangan suatu produk.

Coba Anda bayangkan jika suatu tipe/jenis kendaraan tidak mengalami perubahan dalam jangka waktu 5-10 tahun, dan dalam masa tersebut pabrikan terus melakukan riset and development di produk yang sama, maka tidak akan ada yang namanya “facelift”, “new”, “all new” .

Secara pararel tim riset dan pengembangan berjibaku melakukan penelitian terhadap produk yang sudah “lepas” ke pasaran dan produk yang akan dikeluarkan. Yang melakukan R & D, QC bukanlah robot atau mesin, mereka adalah manusia-manusia yang juga terbatas, jadi saya secara pribadi sangat memahami dan mengerti bahwa sebaik apapun pabrikan mobil di belahan dunia manapun pasti pernah melakukan recall terhadap produknya.

Jadi semakin banyak produk yang dihasilkan suatu pabrikan mobil kemungkinan failure juga akan semakin besar. Bagaimana jika perusahaan otomotif me-recall tanpa memberitahukan Anda atau media masa tidak dapat “mencium” hal ini ?

YLKI di Indonesia baru sebatas mengawasi, di negara-negara maju lembaga ini bergerak lebih cepat, sektoral dan mampu mengakomodir bahkan memberikan solusi terhadap setiap permasalahan konsumen, apapun bentuknya.

Ada baiknya kita menanggapi recall secara positif dan proporsional, toh itu juga demi keselamatan pemakai produk tersebut. Kita juga berharap pabrikan bisa lebih cepat dan tepat dalam merancang bangun suatu kendaraan yang akan diproduksi secara masal. Tidak ada pabrikan manapun di seantero jagad raya yang berani menjamin produknya sempurna 100%.

Bravo dunia otomotif Indonesia.

Mobil Bekas Di Bulan Januari

Januari telah berlalu, beratnya pasar mobil bekas di bulan tersebut juga berlalu sudah. Pasar mobil bekas mulai bergerak naik secara perlahan, ini disebabkan “wait and see” orang-orang yang mencari mobil bekas sudah terjawab. Antrian stok tahun 2009 mobil baru habis sudah, kenaikan harga beberapa merk mobil baru yang tidak dapat ditahan, serta semakin besarnya pajak kendaraan di tahun ini menjadi faktor pendorong naiknya mobil bekas.

Bagi anda yang masih bingung, antara memilih mobil baru atau mobil bekas…lekaslah menentukan pilihan anda. Kami MOBIL88 menyediakan bagi anda berbagai varian mobil bekas yang dapat anda pilih sesuai dengan anggaran dan kebutuhan anda.

Khusus MOBIL88 CILANDAK… varian kijang mulai dari Kijang SX sampai Innova tahun 09 masih menjadi favorit customer kami. Penjualan Kijang mengambil porsi sebesar 29% dari total 82 unit yang berhasil dilego. Diurutan berikutnya adalah varian Avanza dan diposisi ketiga varian Vios.

Kemampuan jual MOBIL88 CILANDAK terbilang luar biasa mengingat situasi pasar mobil bekas yang belum stabil. Ini semua tidak lepas dari keberhasilan kerja team, mulai dari kepala cabang sampai washing, semua mengambil peran dan tanggungjawab sesuai dengan kapasitasnya.

Di awal bulan ini, harapan kami dapat lebih banyak lagi menjual mobil bekas berkualitas untuk anda. Segera kunjungi MOBIL88 terdekat di kota anda.

Amankah Mobil Bekas Yang Anda Beli ??

Banyak pengalaman yang sering saya dengar tentang kekecewaan dengan pedagang mobil bekas/showroom dibanyak lokasi di jakarta. Mobil kondisi tabrak dikatakan kondisinya baik, mobil tanpa kelengkapan dokumen, dibuatkan yang palsu dan sebagainya.

MOBIL88 memberikan komitmen kepada seluruh masyarakat yang menjadi customernya, selama lebih dari 20 tahun. Kami memberikan kepastian bahkan jaminan tentang kondisi mobil beserta dokumennya. Kami menjaga kepercayaan customer loyal kami, sebab membangun reputasi yang baik tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, bahkan menjaga komitmen jauh lebih sukar dari mencapai kepercayaan yang sudah ada seperti sekarang ini.

Dalam melakukan proses pembelian kendaraan, appraiser MOBIL88 melakukan pemeriksaan dan verifikasi dokumen secara baik dan sesuai standar yang telah diterapkan MOBIL88 di seluruh kantor cabangnya. Hal yang kami lakukan adalah sebagai berikut :

1. Memeriksa bodi mobil, eksterior dan interior.
2. Melihat dan mendengar ruang mesin saat mobil dalam kondisi menyala.
3. Memeriksa kondisi ban sesuai dengan standar pabrikan.
4. Kilometer diatas 100rb, saluran pembuangan harus diperiksa dari kemungkinan kondisi turun mesin.
5. Pemeriksaan kaca-kaca.
6. Pemeriksaan dan pencocokkan dokumen dan fisik kendaraan ( NO.KA, No.SIN ).

Anda yang membeli mobil bekas di MOBIL88 tidak perlu khawatir bahwa mobil yang anda beli bekas tabrak dan bekas banjir. Tidak perlu ragu akan hal-hal yang tidak wajar sekalipun kami tidak memberikan garansi, tetapi yang terpenting kami menjamin keabsahan dokumen. Tidak sedikit juga customer yang merasa puas dengan kondisi mobil bekas yang mereka beli di MOBIL88.

Jadi belilah kendaraan bekas di showroom yang dapat dipercaya dan bisa bertanggung jawab.

Appraiser, Calo & Pesuruh…

Beberapa waktu lalu ada seorang pengunjung blog saya memberikan comment : ” ke laut aja tu calo ” . Waktu saya membaca comment tersebut terlintas dalam kepala saya bahwa orang tadi tidak memiliki pengertian tentang calo dan appraiser, jadi saya maklum saja.

Appraiser berasal dari kata appraise yg artinya memberikan penilaian, umumnya jobdesk appraiser adalah menilai dan memberikan laporan baik terhadap atasan maupun pemilik mobil atau objek yg dinilai. Dalam bekerja, seorang appraiser terkadang memiliki jam kerja lebih banyak dari profesi lain, ” mencari bola “ juga harus dilakukan seorang appraiser. Appraiser dibidang otomotif berbeda jobdesk dengan appraiser pada bank atau pada kantor consultant penilai.

Idealnya, seorang tenaga profesional seperti appraiser memiliki standar yang diakui secara profesional. Di Indonesia sendiri ada sebuah organisasi yg dibentuk untuk memberikan banyak informasi dan melaksanakan sertifikasi untuk appraiser tapi belum termasuk appraiser di bidang otomotif , coba akses di :  www.mappi.or.id .

Calo, anda pasti sering mendengar kata ini atau mungkin membicarakannya. Calo merupakan profesi yg tidak terikat dan tidak memiliki standar profesional. Dia dapat terlibat dalam banyak hal dan banyak pekerjaan yang intinya adalah uang, terkadang dalam bekerja, tidak disertai dengan tanggungjawab yang cukup. Calo jauh dari  keprofesionalan.

Pesuruh, siapapun bisa jadi pesuruh secara sadar maupun tidak sadar. Yang membedakan adalah lamanya ia melakukan, rutinitas dan siapa yang memberikan perintah. Siapa saja bisa menjadi pesuruh, termasuk seorang bos besar dalam suatu perusahaan. Di atas langit pasti ada langit bukan ??

Yang menarik perhatian saya adalah ada benang tipis yang memisahkan antara appraiser, calo dan pesuruh. Saya yakin anda juga berpikiran sama, tetapi tenaga profesional yang ada di MOBIL88 adalah Appraiser karena mereka tidak saja memahami tentang kondisi fisik suatu kendaraan, tetapi juga dokumen dan market price terhadap objek penilaian. Hanya sistematis pekerjaan dan cara bekerja serta tujuannya yang membedakan diantara ketiga jawatan di atas.

Sudah sewajarnya kalau tenaga appraiser yang ada di MOBIL88 memiliki sertifikasi appraiser profesional, mengapa ? Karena profesi appraiser adalah suatu profesionalitas. Kemampuan masing-masing appraiser juga berbeda, cara pandang dan cara berpikir serta cara kerja juga berbeda, hal inilah yang mendasari perlunya sertifikasi, selain menambah mahal ” harga “ seorang appraiser.

Kesimpulannya adalah apraiser, calo dan pesuruh memiliki makna dan fungsi tugas yang berbeda-beda, jika masih ada yang berkomentar kurang tepat saya hanya merasa iba mengapa pengetahuannya begitu dangkal.

Semakin tinggi kedudukan dan pendidikan seseorang harus semakin baik dan bijak ia bertindak dan berkata-kata.

%d bloggers like this: